Saya tidak sepenuhnya memaafkan si pencuri tersebut, kita semua tahu mencuri itu salah dalam hukum negara. Tapi bila kita mengaitkan penyebabnya, hal paling kuat dirasakan pada pemerintahan itu sendiri. Coba Anda bayangkan bila Anda adalah seorang warga sipil miskin tersebut. Anda kelaparan, tidak punya pekerjaan, dan Anda sangat membutuhkan keduanya. Sebelumnya Anda juga seorang warga yang patuh terhadap hukum yang dibuat pemerintah Anda bahkan mendukung program pemerintah. Tapi bila pemerintah tersebut melakukan penyelewengan terhadap janjinya demi kepentingan pribadi Meraka, misal korupsi uanga negara yang seharunya diberikan kepada warga yang membutuhkan seperti warga miskin tersebut dan akhirnya membuat warga miskin tersebut kelaparan dan pemerintah sama sekali tidak peduli. Siapa yang patut disalahkan sekarang bila akar masalah utamanya ada di pemerintahan?